Senin, 01 Juli 2019

Tips Berhemat di Tahun Ajaran Baru

Bagi keluarga yang memiliki anak usia sekolah, tahun ajaran baru sering kali menjadi saat ketika pengeluaran keluarga meningkat.

Terlebih ketika ada anak yang akan mendaftar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Namun, beberapa tips di bawah ini bisa mengontol pengeluaran di saat tahun ajaran baru.

1. Sesuaikan pos pengeluaran lain dengan pos dana pendidikan

Misalnya di tahun pendaftaran anak ke sekolah baru, pos pengeluaran untuk jalan-jalan bisa dikurangi. Atau pos pengeluaran untuk membeli perabot baru ditunda hingga tahun depan.

2. Jangan memilih sekolah karena gengsi

Lembaga pendidikan yang kian menjamur mengharuskan orangtua dan anak selektif memilih sekolah. Selain mempertimbangkan konsep, kualitas, fasilitas sekolah, biaya juga perlu diperhatikan.

Diskusikan dengan anak agar keputusan memilih sekolah menjadi keputusan bersama.
toko penjual seragam sekolah

3. Tahun ajaran baru tidak harus semua baru

Beragam kebutuhan sekolah seperti seragam, tas, sepatu, buku dan alat tulis tahun lalu jika memang masih bisa digunakan, mengapa tidak.

Pun sebaliknya, meski bukan tahun ajaran baru, kebutuhan yang sudah tidak bisa dipakai harus segera diganti.

Membeli kebutuhan sekolah bersamaan pada saat tahun ajaran baru biasanya juga akan ada kenaikan harga atau harus antri.

4. Tidak membeli kebutuhan sekolah berlebihan

Ada baiknya bertanya dengan kakak tingkat tahun sebelumnya tentang kebutuhan tambahan seperti peralatam praktik atau ekstrakulikuler.

Selain menghindari pembelian barang yang tidak dibutuhkan, tentu akan lebih efektif mengatur pengeluaran.

5. Cermat memenuhi kebutuhan buku bacaan

Membeli buku bacaan termasuk pengeluaran yang cukup besar di list kebutuhan sekolah. Maka yang perlu diingat adalah pilihlah buku berkualitas.

Meski dapat meminjam di perpustakaan sekolah, usahakan anak tetap memiliki buku referensi utama di tiap mata pelajaran.

Guna menghargai penulisnya, jangan memfotocopy buku. Kalaupun tidak sanggup membeli buku baru, orang tua atau anak dapat membeli di buku bekas atau membeli milik kakak tingkat.

6. Biasakan anak menabung untuk kebutuhan sekolahnya

Tanggung jawab orang tua menyekolahkan anak namun dengan membiasakan anak menabung akan melatihnya bertanggung jawabnya.

Biasanya, anak akan lebih menjaga barang yang dibeli dari uang mereka sendiri. Selain perasaan bahagia karena bisa membeli dengan uang tabungan.

7. Hindari berhutang

Jika kebutuhan dana tidak mendesak, upayakan tidak berhutang untuk keperluan sekolah. Khawatir hutang hanya akan menjadi beban pikiran. Terlebih misalnya sang anak tahu bahwa biaya sekolahnya didapat dari berhutang.

Bagaimana Ayah-Bunda?
Silakan mencoba tips di atas. Semoga dengan pengelolaan dana pendidikan dengan lebih bijak, tahun ajaran baru bukan lagi beban tahunan yang menghantui.

Selamat menikmati liburan sekolah anak 😊
Share:

2 komentar:

RUMAH BACA AL-GHAZI

RUMAH BACA AL-GHAZI