Rabu, 05 Desember 2018

Lima Jenis Akun Instagram Kesukaan

Sebenarnya saya belum begitu lama mempunyai instagram. Bahkan tergolong terlambat dibanding kemunculan akun media sosial ini di Indonesia.

Baru dua tahun belakangan saya iseng membuat IG. Tapi sepertinya makin betah. Setidaknya itu terbukti dari frekuensi postingan yang saya lakukan. Rata-rata satu hari ada satu atau dua atu tiga foto yang diposting.

Namum tetap saja tidak semua foto diposting. Saya menerapkan aturan sendiri mana yang layak dan tidak untuk disebar di akun media sosial.

Dari jumlah follower satu, dua hingga saat ini lebih dari seribu seratus pengikut. Sebenarnya saya tidak terobsesi pada jumlah pengikut. Hanya saja, saya menganggap pengikut sama dengan pembaca.

Semakin baik konten yang disajikan maka akan semakin banyak orang yang mau melihat dan mengikuti akun kita.

Begitu juga ketika saya menutuskan untuk mengikuti sebuah akun. Faktor popularitas pemilik akun bukan prioritas. Melainkan kebermanfaatan akun tersebut bagi saya.

Ada lima jenis akun instagram yang sekarang menjadi kesukaan saya. 

1. Akun komunitas orang tua

Beberapa yayasan yang konsen di bidang pengasuhan anak memanfaatkan IG untuk menyampaikan artikel. Biasanya hanya berupa poin pentingnya. Sementara bahasan selengkapnya bisa dibaca di web komunitas tersebut.

2. Akun komunitas membaca atau menulis

Tentu saja ini sangat penting bagi saya karena mengakomodasi kebutuhan informasi di dunia literasi. Baik yang berupa organisasi yang saya ikuti di dunia nyata maupun yang hanya di dunia maya. Ada pula komunitas yang berbentuk kewajiban menyetor bacaan atau tulisan.

3. Akun bookstagram

Profesi bookstagram cukup baru saya ketahui. Padahal jumlah bookstagram tidak kalah banyak dibanding selebgram. Dari akun merekalah, saya memperbaharui informadi tentang bermacam jenis buku baru terbit. Sekaligus belajar membuat review buku yang menarik. Bahkan foto buku pun turut mempengaruhi rasa penasaran pembaca terhadap buku tersebut.

4. Akun sesama blogger

Dengan mengikuti akun sesama blogger, saya banyak belajar. Misalya mengangkat tema yang kreatif sebagai konten blog. Memilih foto yang mendukung tulisan. Judul tulisan yang membuat orang tertarik membaca konten blog dan sebagainya. Termasuk juga berbagai informasi lomba blog dapat saling mengajak melalui akun IG.

5. Akun penerbit buku

Salah satu media promosi buku yang dilakukan oleh penerbit adalah melalui akun instagram. Dengan mengikuti akun penerbit banyak info tentang perbukuan saya ketahui. Tidak hanya beehubungan dengan buku terbaru, ada juga diskusi buku, jumpa penulis, proses kreatif, dan sebaginya.

Demikian lima jenis akun instagram yang menjadi kesukaan saya. Ditengah banjirnya informasi lewat media sosial, kemampuan untuk memilih informasi itu penting. Termasuk akun apa saja yang layak diikuti atau tidak.


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

RUMAH BACA AL-GHAZI

RUMAH BACA AL-GHAZI