Sabtu, 07 April 2018

Tips Asyik ke Museum Bersama Si Kecil

Apa asyiknya jalan-jalan ke museum?
Pertanyaan yang kerap diajukan saat diskusi rencana rekreasi keluarga. Buat sebagian orang, mengunjungi museum bukanlah pilihan menyenangkan.

Karena berupa tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, museum lebih terkesan kaku bahkan angker. Tapi jangan salah, ada keseruan yang bisa diciptakan saat berkunjung ke museum.

Masuk ke lorong waktu. Yap, itu dia yang ditawarkan oleh museum dengan aneka koleksinya. Kita dari zaman milenial akan diajak hidup di zaman kolonial. Atau yang biasa nongki akan belajar membaca prasasti. Seru kan?!

Untuk itu, museum menjadi alternatif pilihan rekreasi sejarah bagi anak-anak.
rekreasi keluarga ke museum

Berikut tips asyik ke museum bersama si kecil.

1. Ceritakan sebelumnya tentang museum yang akan dituju. Mulai dari letak dan bagaimana mencapai lokasi museum. Apa nama museumnya serta apa saja yang akan mereka lihat disana.  Hingga menghubungkan kisah museum dengan pelajaran sekolah.

2. Pastikan kondisi anak sehat dan bugar. Mengelilingi museum butuh stamina karena akan berjalan kaki sepanjang area museum.

3. Meski beberapa museum menyiapkan pemandu, orang tua dianjurkan untuk juga memiliki wawasan tentang museum tujuan minimal dapat info dari mesin pencari daring. Ini akan membuat suasana lebih seru karena orang tua bisa menjelaskan langsung ke anak.

4. Dekatkan sejarah koleksi museum dengan keseharian anak. Misalnya menceritakan gulungan surat zaman kerajaan.
"Kertasnya dari kulit kayu. Ditulis menggunakan kuas yang dicelup ke tinta. Setelah selesai, akan ada orang khusus yang menyampaikan surat tersebut.
Beda dengan sekarang. Sekarang kita nulis surat bisa di gawai lalu dikirim melalui jaringan internet. Lebih mudah karena kemajuan tehnologi.

5. Museum biasanya memiliki taman yang luas serta suasana asri. Jadi tetap bisa rehat ala piknik sembari memuaskan hasrat anak-anak untuk bermain di rerumputan hijau. Jangan lupa membawa makan ringan dan minuman. Tapi makannya tentu saja bukan di ruang koleksi.
suasana asri di museum

6. Tetap bisa seru-seruan dengan swafoto (bahasa inggris; selfie) karena banyak tempat unik yang bisa dijadikan latar berfoto.

Tarif masuk museum cukup murah dibanding ke wahana permainan anak. Sekali jalan, bisa saja mengunjungi lebih dari satu museum.

Seperti di kota Palembang, setidaknya ada empat museum yang lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota.

1. Museum Balaputra Dewa di Jln. Srijaya 1 no. 288 KM 5,5.

2. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Jalan Sultan Mahmud Badarudin. Posisinya menghadap Sungai Musi.

3. Monumen Perjuangan Rakyat atau Monpera dengan lokasi berhadapan dengan Masjid Agung Palembang.

4. Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya di kecamatan Gandus.

Bagaimana Ayah Bunda, sudah terpikir untuk membawa anak-anak berkunjung ke museum. Atau sudah sering menikmati akhir pekan ke museum?

Mari memperkenalkan sejarah ke anak-anak dengan jalan-jalan ke museum.
Semoga bermanfaat dan selamat berbahagia!
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

RUMAH BACA AL-GHAZI

RUMAH BACA AL-GHAZI