Jumat, 27 Januari 2017

Aku Ngaji Karena Aku Mau, Ngaji Unik Versi Film Iqro

Dapat membaca Al-Qur’an dengan benar dan baik merupakan keharusan bagi setiap muslim. Selain karena Al-Qur’an merupakan kitab aturan hidup dari Allah,  juga sebab setiap ibadah umat Islam merujuk padanya. Kemampuan membaca Al-Qur’an akan lebih baik diajarkan sedini mungkin. Bahkan sebagian anak sudah menghafal Al-Qur’an meski belum bisa membacanya.  Dan tugas orang tua adalah membimbing dan mendampingi anak hingga memiliki kemampuan tersebut.

Pada Film Iqro; Petualangan Meraih Bintang, sebuah drama keluarga yang dirilis akhir Januari 2017 ini mungkin bisa menjadi referensi para orang tua. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua atau keluarga dalam memotivasi anak agar semangat belajar membaca Al-Qur’an.

Pertama,  memfasilitasi anak sekaligus melakukan evaluasi.  Ada beragam metode dalam belajar membaca Al-Qur’an. Baik cara konvensional dengan mendatangi ataupun mendatangkan guru mengaji.  Atau cara kekinian dengan belajar melalui DVD atau sofware internet yang dirancang khusus untuk belajar mengaji. Semua bisa digunakan sesuai dengan kondisi anak. Namun jangan lupa mengevalusi pilihan metode belajar tersebut sehingga dapat diketahui efektifitasnya.

Kedua, pilih pendekatan yang sesuai dengan karakter dan kecendrungan anak. Pertemuan dengan Kak Raudhah menjadi pintu masuk keseriusan Aqila mempelajari bacaan Al-Qur’an. Sebabnya antusiasme sang guru mengaji tersebut terhadap kecendrungan Aqila pada dunia astronomi. Bahkan kelompok ngajinya diajak kemah untuk melihat komet.      
Ketiga, memberi hadiah sebagai bentuk apresiasi. Ada Oma yang menjahitkan baju muslim, ada kak Raudhah yang menghadiahi Al-Qur’an hingga Opa yang mengajak Aqila meneropong benda-benda langit. Semua merupakan bentuk ikut merayakan kebahagiaan atas kemampuan anak membaca Al-Qur’an.

Keempat,  hal yang efektif menjadikan anak senang mengaji yakni menumbuhkan kesadaran bahwa membaca Al-Qur’an adalah penting dalam hidupnya. “Aku ngaji karena aku mau, bukan untuk hadiah,” ucap Aqila (9 tahun) pemeran utama film Iqro yang dilakonkan oleh Aisha Nurra Datau. Begitu pula yang dapat diterapkan untuk menyemangati anak dalam melakukan kebiasaan baik. Yakinkan bahwa apa yang dilakukan penting dan bermanfaat baginya.

Dalam konsep yang lebih luas, mengaji juga dimaknai mengkaji. Dalam film produksi Masjid Salman ITB, Salman Film Academy dan disutradarai oleh Iqbal Alfajri mengambil contoh pengetahuan tentang ruang angkasa. Melalui sosok Opa yang seorang astronom serta mengepalai Observatorium Bosscha di Lembang konsep Iqro (membaca) menjadi sangat unik.

“Apa hubungannya bisa mengaji dengan melihat Pluto?” kira-kira begitu pertanyaan sang cucu. Maka pada scane inilah pesan utama film Iqro disampaikan bahwa apapun bidang keilmuan tidak akan terlepas dari kitab sumber pengetahuan yakni Al-Qur’an.  Maka, untuk bisa memahami segenap fenomena alam haruslah terlebih dahulu memahami firman Sang Pencipta alam. Ketika seseorang Iqro’ baik ayat kauniyah maupun ayat qauliyah maka ia akan menjadi hamba yang kian beriman dan berilmu.

Dengan pemeran utama anak-anak dan alur cerita yang sederhana namun menyentuh, film Iqro sangat layak menjadi rekomendasi tontonan bagi keluarga muslim. Cukup banyak nilai kebaikan yang ditaburkan sepanjang 1 jam 37 menit durasi penayangan. Tentang mencintai ilmu pengetahuan, pola hidup seorang muslim,  hingga rasa nasionalisme pun terasa begitu kuat dalam film yang secara khusus didedikasikan untuk K.H. As’ad Humam, penemu metode Iqro, belajar cepat membaca Al-Qur’an.

Dan, keunggulan lainnya  film yang digarap selama sekitar 2 tahun ini cukup sukses mempromosikan pariwisata Indonesia. Setidaknya penonton jadi penasaran dengan observatrium yang pernah menjadi terbesar di Asia Tenggara dan masih berdiri meski sempat di bom oleh Jepang saat Perang Dunia II. Atau jadi ingin mencicipi kerupuk Palembang yang jadi jualan si Emak.


Akhirnya, selamat menonton dan dukung terus film berkualitas Indonesia!
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

RUMAH BACA AL-GHAZI

RUMAH BACA AL-GHAZI